Samarinda, 11 Februari 2026 – PT Tunggang Parangan Kutai Kartanegara (Perseroda)  bersama PT Herlin Nusantara Jaya menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pemanduan dan Penundaan (Pandu Tunda) di Alur Sungai Mahakam, yang mencakup wilayah perairan Muara Muntai sampai dengan perairan Muara Wis.

Kegiatan ini dihadiri dan disambut baik oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kepala KSOP Kelas I Samarinda, serta Ketua DPC INSA Samarinda. Dukungan tersebut menjadi bentuk sinergi antara pemerintah, regulator, dan pelaku usaha dalam penguatan tata kelola transportasi perairan di Sungai Mahakam.

PT Herlin Nusantara Jaya merupakan mitra bisnis PT Tunggang parangan Kutai Kartanegara (Perseroda) yang mendapatkan pelimpahan berdasarkan Nomor: KP-DJPL 1 TAHUN 2026 untuk melaksanakan kegiatan pelayanan jasa pemanduan dan penundaan kapal pada perairan jembatan di Kecamatan Sebulu, perairan Muara Wis sampai dengan perairan Muara Muntai di perairan wajib pandu.

Dalam rangkaian kegiatan, PT Herlin Nusantara Jaya memaparkan skema operasional pemandu  yang akan diterapkan di perairan Muara Muntai (T3-T5) dan layanan pandu tunda di perairan Muara Wis (T6). Paparan ini memberikan gambaran teknis dan strategis terkait sistem pemanduan dan penundaan kapal sebagai upaya peningkatan keselamatan pelayaran serta efektivitas layanan transportasi sungai.

Direktur PT Tunggang Parangan Kutai Kartanegara (Perseroda) menyampaikan komitmen perusahaan sebagai BUMD untuk terlibat aktif dalam kolaborasi strategis bersama mitra usaha, khususnya PT Herlin Nusantara Jaya, dalam pengembangan sektor jasa kepelabuhanan dan transportasi perairan yang ada di Sungai Mahakam.

PT Herlin Nusantara Jaya juga menyampaikan bahwa keterlibatan BUMD PT Tunggang Parangan Kutai Kartanegara (Perseroda) diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kutai Kartanegara, serta memperkuat sinergi pembangunan ekonomi daerah melalui pemanfaatan potensi Sungai Mahakam secara berkelanjutan.